Franchise Mixue: Harga, Modal & Syarat
Siapa yang tidak mengenal Franchise Mixue? Hampir di setiap kota besar hingga kabupaten, brand minuman dan es krim asal Tiongkok ini berhasil mencuri perhatian masyarakat.
Dari kalangan pelajar, pekerja kantoran, hingga keluarga, semua mengenal rasa segar khas Mixue yang ditawarkan dengan harga ramah di kantong. Tidak heran jika bisnis ini dianggap sebagai salah satu peluang franchise paling menjanjikan dalam beberapa tahun terakhir.

Sebagai seorang pebisnis, tentu saya melihat peluang ini bukan sekadar tren sesaat. Franchise Mixue memiliki model bisnis yang solid, strategi pemasaran agresif, hingga inovasi produk yang terus diperbarui.
Baca Juga: Franchise Kopi Lain Hati: Konsep Brand & Daya Tarik Konsumen
Hal ini membuat Mixue tidak hanya sekadar menjual es krim murah, tetapi juga menghadirkan sebuah sistem bisnis franchise dengan potensi profit jangka panjang.l produk manis, tetapi juga tentang menikmati manisnya profit dari model bisnis yang sudah terbukti berhasil di berbagai negara.
Intisari Kesuksesan Mixue
Mixue adalah waralaba yang berfokus pada es krim soft serve dan minuman bubble tea yang berasal dari China. Didirikan sejak tahun 1997 oleh Zhang Hongchao, Mixue bermula dari sebuah gerai kecil di pinggiran kota Zhengzhou dan kini telah berekspansi ke negara-negara besar seperti Indonesia, Malaysia, Vietnam, dan Singapura.
Salah satu kekuatan utama Mixue adalah kemampuannya untuk menekan biaya produksi hingga 20% melalui pengelolaan rantai pasokan dan logistik sendiri. Hasilnya? Produk Mixue hadir dengan harga terjangkau namun tetap berkualitas, membuatnya sangat kompetitif di pasar F&B.

Berapa Modal yang Dibutuhkan untuk Memulai Franchise Mixue?
Bagi Anda yang serius ingin bergabung, investasi awal franchise Mixue berkisar antara Rp700 juta hingga Rp800 juta.
Angka ini sudah mencakup berbagai kebutuhan penting seperti:
- Biaya deposit dan manajemen
- Survei lokasi
- Pembelian mesin dan peralatan
- Pengadaan bahan baku
- Pelatihan karyawan
- Renovasi toko dan biaya sewa ruko
Meskipun terlihat tinggi di awal, potensi return on investment (ROI) dari bisnis ini sangat menggiurkan. Mixue memperkirakan modal awal bisa kembali dalam waktu 12 hingga 18 bulan, tergantung pada lokasi dan performa operasional gerai.
Sertifikasi Halal: Menjawab Kebutuhan Pasar Muslim
Pada 16 Februari 2023, Mixue secara resmi mendapatkan sertifikasi halal dari LPPOM MUI untuk seluruh produknya. Ini adalah langkah penting dalam memperkuat kepercayaan pasar, khususnya konsumen Muslim di Indonesia.
Sertifikasi ini berlaku hingga 2027 dan mencakup proses produksi yang telah diperiksa secara ketat. Mixue menunjukkan komitmen yang kuat terhadap regulasi halal nasional dan telah melewati tahapan seperti pendaftaran di BPJPH, verifikasi bahan baku, dan audit lapangan yang ketat.
Persyaratan Membuka Gerai Franchise Mixue
Sebagai pebisnis, penting untuk memahami bahwa Mixue memiliki standar teknis tertentu untuk mendukung kualitas layanan dan pengalaman pelanggan.
Baca Juga: Franchise Hong Tang: Syarat Franchise & Biaya Awal
Berikut adalah syarat utama:
- Luas bangunan minimal 25 meter persegi
- Tinggi plafon minimal 2,7 meter
- Lebar muka bangunan minimal 3,8 meter
- Ketersediaan sumber air yang memadai
- Daya listrik sebesar 33.000 watt
- Memiliki NPWP pribadi atau badan usaha
Mixue Indonesia juga akan membantu dalam hal dekorasi dan desain toko sesuai standar brand. Mitra cukup fokus pada operasional dan strategi pemasaran lokal.
Langkah-Langkah Cara Daftar Franchise Mixue
Untuk bergabung sebagai mitra, berikut langkah-langkah yang perlu Anda jalani:
- Konsultasi awal via WhatsApp di nomor 0819-9360-6666
- Pengajuan permohonan resmi sebagai mitra franchise
- Evaluasi kelayakan lokasi oleh tim Mixue
- Penandatanganan kontrak kerja sama
- Proses dekorasi toko sesuai standar Mixue
- Pelatihan operasional untuk tim Anda
Dengan mengikuti langkah-langkah ini, Anda bisa mulai menjalankan bisnis es krim berkualitas tinggi bersama Mixue.
Keunggulan Franchise Mixue yang Tidak Bisa Diabaikan
Sebagai investor atau pebisnis franchise, Anda tentu mempertimbangkan value dari setiap peluang bisnis.
Mixue memiliki sejumlah keunggulan yang menjadikannya menarik:
- Konsep bisnis inovatif dan populer: Kombinasi es krim dan minuman boba adalah formula sukses di pasar F&B saat ini.
- Harga produk yang terjangkau: Harga mulai dari Rp8.000, menjangkau konsumen dari berbagai segmen.
- Dukungan operasional dan pelatihan: Mulai dari pelatihan staf hingga strategi pemasaran lokal.
- Brand yang terus berkembang: Sudah ada lebih dari 300 gerai di Indonesia, artinya brand awareness sudah sangat kuat.
Setiap gerai membutuhkan sekitar 6-15 karyawan yang akan dilatih langsung oleh tim Mixue untuk menjaga standar kualitas layanan dan produk.
Strategi Pemasaran Mixue di Indonesia
Mixue tidak hanya mengandalkan kualitas produk, tetapi juga strategi pemasaran yang agresif dan efektif. Mereka menerapkan pendekatan penetration pricing untuk masuk ke pasar dengan harga bersaing.
Aktivitas digital juga sangat kuat. Mixue aktif berpromosi di platform seperti TikTok dan Instagram, dua media sosial yang sangat populer di kalangan Gen Z dan milenial. Tak jarang mereka mengadakan kampanye voucher diskon yang mampu meningkatkan retensi pelanggan dan mendorong pembelian berulang.
Apakah Mixue Halal?
Bagi calon pebisnis, terutama di Indonesia, isu halal adalah hal yang sangat penting. Berdasarkan informasi resmi dari LPPOM MUI melalui laman halalmui.org, saat ini Franchise Mixue yang beroperasi di bawah PT ZHINSENG PACIFIC TRADING masih dalam proses sertifikasi halal.
Meskipun sertifikat halal resmi belum diterbitkan, pihak manajemen Mixue Indonesia melalui akun Instagram resminya telah menegaskan bahwa seluruh bahan baku yang digunakan terjamin kualitasnya dan aman untuk dikonsumsi. Dengan kata lain, standar produksi tetap diperhatikan secara ketat.
Baca Juga: Franchise Goodsht: Biaya Franchise & Fasilitas Mitra
Ada tiga faktor utama mengapa proses sertifikasi halal memakan waktu:
- 90% bahan baku impor dari Tiongkok – sehingga harus melewati prosedur sertifikasi tambahan di Shanghai Al-Amin sebelum bisa diakui di Indonesia.
- Sumber bahan baku tersebar di berbagai kota – hal ini membuat proses pengujian memerlukan waktu lebih lama.
- Dampak pandemi covid-19 – adanya pembatasan mobilitas sempat menunda proses verifikasi bahan baku.
Dari sudut pandang pebisnis, saya melihat ini bukan hambatan besar. Justru, proses sertifikasi halal yang sedang berjalan menunjukkan bahwa Franchise Mixue serius memperhatikan aspek keberlanjutan bisnisnya di Indonesia.
Biaya Franchise Mixue
Sebagai pebisnis, pertanyaan pertama yang pasti muncul adalah: “Berapa modal yang harus saya siapkan untuk membuka Franchise Mixue?”
Data yang saya dapatkan menunjukkan bahwa hingga Oktober 2022, Franchise Mixue telah memiliki lebih dari 21.582 gerai di seluruh dunia. Jumlah tersebut bahkan melampaui Burger King dan Domino’s Pizza. Angka fantastis ini membuktikan bahwa bisnis Mixue memiliki daya tarik dan sistem franchise yang solid.
Untuk membuka satu gerai, biaya investasi terbagi menjadi dua kategori:
1. Franchise Mixue di Ibu Kota Provinsi
Biaya sekitar Rp 380 juta, dengan rincian:
- Deposit: Rp 40 juta
- Biaya Manajemen per tahun: Rp 24 juta
- Mesin & Peralatan: Rp 183 juta
- Bahan Baku Gelombang Pertama: Rp 130 juta
- Biaya Pelatihan: Rp 3 juta
2. Franchise Mixue di Kota/Kabupaten
Biaya sekitar Rp 374 juta, dengan rincian:
- Deposit: Rp 40 juta
- Biaya Manajemen per tahun: Rp 18 juta
- Mesin & Peralatan: Rp 183 juta
- Bahan Baku Gelombang Pertama: Rp 130 juta
- Biaya Pelatihan: Rp 3 juta
Catatan penting: biaya di atas belum termasuk sewa tempat usaha dan gaji pegawai. Sebagai pebisnis, tentu kita harus menyiapkan dana tambahan untuk operasional awal hingga gerai mulai menghasilkan profit.
Baca Juga: Franchise Pepper Lunch: Peluang Bisnis Kuliner Jepang & Modal Awal
Syarat Membuka Franchise Mixue
Sebelum mengajukan kerja sama, ada beberapa persyaratan yang ditentukan manajemen Mixue. Ini penting untuk memastikan lokasi gerai layak dan sesuai standar brand.
Beberapa syarat yang harus dipenuhi antara lain:
- Lokasi usaha strategis dengan potensi ramai pengunjung.
- Luas area minimal 25 m² tanpa terhalang tiang atau tangga.
- Lebar sisi toko minimal 3,7 meter.
- Tinggi plafon minimum 2,7 meter.
- Ketersediaan sumber air memadai.
- Memiliki NPWP (Nomor Pokok Wajib Pajak).
- Daya listrik sekitar 33.000 watt.
Syarat ini mungkin terlihat cukup ketat, tetapi sebagai pebisnis saya menilai hal ini wajar. Dengan standar tinggi, brand Mixue ingin menjaga kualitas pengalaman pelanggan di semua gerai.
Cara Daftar Franchise Mixue
Bagi Anda yang tertarik, berikut adalah langkah-langkah resmi untuk mendaftar sebagai mitra Franchise Mixue:
- Konsultasi kemitraan melalui telepon/WhatsApp di nomor resmi 0819-9360-6666.
- Mengisi form pendaftaran permohonan kemitraan.
- Pihak manajemen melakukan evaluasi awal melalui telepon.
- Survey lokasi oleh pihak Mixue.
- Penandatanganan kontrak kerja sama.
- Proses dekorasi toko sesuai standar Mixue.
- Pelatihan karyawan terkait SOP dan operasional.
- Peresmian dan pembukaan gerai baru.
Sebagai pebisnis, saya menilai langkah-langkah ini cukup jelas dan terstruktur. Semua proses diarahkan langsung oleh manajemen pusat, sehingga meminimalisir risiko kesalahan dari pihak mitra.
4 Alasan Mengapa Gerai Mixue Populer
Kesuksesan Franchise Mixue bukan kebetulan. Ada beberapa faktor utama yang membuat brand ini diterima sangat baik di Indonesia.
- Kualitas Rasa
Produk Mixue terkenal enak, segar, dan konsisten di setiap gerai. Kualitas rasa adalah kunci mempertahankan pelanggan setia. - Harga Terjangkau
Mixue berhasil memadukan rasa premium dengan harga yang ramah di kantong. Inilah alasan mengapa semua kalangan bisa menikmati produk mereka. - Kemudahan Akses
Gerai Mixue sudah tersebar luas di berbagai kota. Hal ini membuat konsumen semakin mudah menjangkaunya. - Strategi Marketing Efektif
Maskot Mixue yang lucu, promosi digital agresif, hingga inovasi campaign membuat brand ini viral dan terus dibicarakan.
Selain empat alasan di atas, ada juga beberapa strategi bisnis yang membuat Franchise Mixue semakin kuat, yaitu:
- Supply Chain Management: Mixue memiliki pabrik dan gudang sendiri, sehingga bahan baku lebih terjamin kualitas dan efisiensinya.
- Distribusi Luas: Brand ini ekspansif dan cepat membuka cabang baru di banyak kota.
- Product Development: Selalu ada inovasi menu agar konsumen tidak bosan.
- Kemasan Premium: Desain kemasan menarik dan tetap terlihat premium meskipun harga produk terjangkau.
Waktunya Mulai Bisnis Franchise Mixue
Sebagai pebisnis yang melihat peluang, saya percaya bahwa Franchise Mixue adalah salah satu opsi investasi paling menjanjikan saat ini di sektor F&B. Model bisnisnya terbukti sukses, dukungan dari franchisor sangat komprehensif, dan popularitas brand terus menanjak.
Baca Juga: Franchise Domino’s Pizza: Biaya Franchise, Syarat & Cara Daftar
Dengan investasi sekitar Rp700 juta – Rp800 juta dan proyeksi balik modal dalam waktu 1 hingga 1,5 tahun, Mixue adalah kesempatan yang tidak boleh Anda lewatkan. Jika Anda mencari peluang usaha dengan risiko terukur, dukungan penuh, dan pasar yang luas, maka saatnya Anda mengambil langkah pertama dan menjadi bagian dari jaringan sukses Franchise Mixue.
Franchise Mixue adalah salah satu peluang bisnis paling menggiurkan di Indonesia saat ini. Dengan modal investasi sekitar Rp 374–380 juta, Anda sudah bisa memiliki gerai dengan sistem franchise yang terbukti sukses secara global.
Sebagai seorang pebisnis, saya melihat ada tiga alasan kuat mengapa bisnis ini layak dipertimbangkan: brand kuat, sistem franchise solid, dan pasar yang terus berkembang. Ditambah lagi dengan strategi marketing yang efektif, Mixue hampir selalu ramai pengunjung di setiap cabangnya.
Bagi Anda yang serius ingin membangun bisnis di industri FnB dengan potensi profit besar, Franchise Mixue adalah pilihan yang sangat tepat. Jangan menunggu terlalu lama, karena semakin cepat Anda masuk, semakin besar peluang untuk menikmati profit dari booming bisnis es krim dan teh ini.